PR..
makin tua ternyata PR makin banyak juga. tapi PR disini bukan pekerjaan rumah (jaman SD SMP banget, klo SMA kuliah udah tugas ni namanya.) melainkan lebih seperti tugas-tugas yang harus dikerjain dan diselesein.
klo dilingkup kerjaan, PR2 dari bos, bener2 aku coba selesein. selain dikejar target, juga ngerasa emang ini tugas ku, nggak mungkin kan lepas tanggung jawab dan mengabaikan perintah bos.
Ternyata selama aku kerja, dikantor aku bisa nyelsein PR2 yang nggak pernah habis, tapi PR2 sebagai ibu... keteteran semua.... hiks..
PR buat belajar masak, buat nge up grade skill pembantu, bersosialisasi sama tetangga, atau seenggaknya nyusun menu buat Najwa aja aku selalu bingung, dan nggak menghasilkan menu yang fariatif. kalau aku selalu nunda PR ini, apakah berarti aku menghindar dari tanggung jawab?
belom lagi PR untuk meningkatkan kualitas hubungan aku ma Allah yang tak henti hentinya memberikan berkah.....
jadi working mom... ini yang aku impikan?
di perusahaan aku dituntut berfikir logis, dan aku akhirnya nemuin kenyataan yang logis, bahwa pekerjaanku di kantor bisa dikerjain ma orang lain, tapi... klo pekerjaan di rumah di kerjain ma orang lain, apa lagi ma pembantu... hasilnya nggak akan maksimal.dan yang aku pertaruhin adalah perkembangan Najwa.. hik hiks.. jadi tambah sedih..
Jadi Working Mom tanggung jawabnya memang jauh lebih besar.
Semua PR ini harus aku kerjain, walaupun terus menyicil.... Apalagi dady ngedukung aku untuk memilih bekerja.
Tampilkan postingan dengan label confession. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label confession. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Juli 2008
Sabtu, 12 Juli 2008
Ar-Rahman
malem2 gini bener2 nggak enak..
cuman aku masih berusaha menyibukan pikiranku dengan... nge blog??? bikin posting??
mengenai tema ini, kayaknya nggak pas klo aku posting sekarang, karena ini bukan kondisiku terbaik, malahan mungkin aku lebih nasehatin diriku sendiri..
Gelas...
cobalah pikirkan apa yang sudah kita dapatkan dalam sebuah gelas...
gelas yang semula kosong, sekarang sudah berisi dengan berbagai macam hal positif..
udah sarjana, karir bagus, anak lucu dan sehat, suami yang tanggung jawab & pengertian, hapy family,adek2 yang aku sayangin dan kangenin, mama papa yg juga kangen ma kita, rumah dan tempat tinggal yang layak bgt, keuangan yang lebih dari cukup, temen2 yang baik2, tetangga2 yang perhatian, pembantu yang ok bgt... apa lagi yang mau dicari?? no body is perfect right?? apalagi yang mau ditangisin klo ternyata kehidupan kita udah begitu menyenangkan. meski ada goresan2 luka, ataupun tusukan yang tajam dan membekas, bekas itu bisa ditutupi. tutupilah dengan kebahagiaan yang udah diraih. apabila kadang luka tersebut masih terasa perih, ingatlah Allah, ingatlah kebahagiaan apa yang sudah Dia berikan, dan ingatlah orang lain yang tidak seberuntung kita..
[55:13] Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Langganan:
Postingan (Atom)


